Detox Diet

Detox Diet
FIBER KING DETOX DIET SEHAT Fiber King merupakan suatu jenis produk alami yang terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang sangat berguna untuk kelancaran sistem pencernaan dan sekaligus dapat membantu pembersihan dinding lambung dan usus dari endapan kotoran dan toksin/racun yang tanpa Anda sadari, dari tahun ke tahun dapat menjadi besar atau semakin banyak volumenya. Pada suatu saat, jika kotoran tersebut tidak dibersihkan atau dibuang keluar maka tumpukan kotoran tersebut akan menyumbat pori-pori pada dinding-dinding saluran pencernaan yang dapat mengganggu kelancaran penyerapan makanan atau nutrisi seluruh tubuh sehingga dapat menimbulkan kekurangan suplai gizi dan tubuh Anda akan mengalami kekuragan gizi meskipun Anda merasa telah cukup memakan makanan yang bergizi. Adakalanya juga, sebagian dari kotoran (toksin) tersebut akan mengalir juga masuk ke dalam badan bersama makanan yang lain. Hal ini dapat menjadi pengganggu pada organ-organ tubuh yang menerima kiriman toksin tersebut yang pada akhirnya menyebabkan berbagai penyakit. Mungkin berupa : capek berlebihan, mungkin suka pusing, sakit kepala, merasa tidak bertenaga atau lemah dan berbagai keluhan lainnya hingga ke penyakit astma,sesak napas, keluhan liver, dan lain-lain. FIBER KING dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan, memperlancar buang kotoran, membersihkan dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat terbebas dari berbagai keluhan fisik seperti contoh diatas. Untuk penormalan pencernaan dan pengeluaran toksin usus : 1 bungkus untuk sekali 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 1 atau 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum makan, selama 1 atau 2 minggu, sesuai kebutuhan. Untuk penurunan berat badan : 1 bungkus untuk 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 2 atau 3 kali sehari, sebelum makan, lama pemakaian sesuai kebutuhan, sambil mengamati penurunan berat badan dan perasaan badan, sampai mencapai berat yang diingini. Jangan kaget, setelah beberapa hari minum fiber king, biasanya akan keluar kotoran dengan volume lebih banyak, bewarna kehitaman, mungkin juga panjang. Itulah toksin yang telah mengendap lama dalam saluran pencernaan Anda. Harga Per paket (isi 4 sachet, @20 gram untuk konsumsi 8 hari) : Rp.300.000. Call me at : 082111650244 or : 081511447904. (HENRI GUNAWAN,S.Si). E-mail : huzaifahhenri@gmail.com

Kamis, 22 Agustus 2013

Penyakit Lambung

Adalah penting untuk mendidik pasien-pasien dengan dyspepsia tentang penyakit mereka, terutama sekali dengan menenteramkan hati mereka bahwa penyakitnya bukan ancaman yang serius pada kesehatan fisik mereka (walaupun mungkin pada kesehatan emosi mereka). Pasien-pasien perlu untuk mengerti mekanisme-mekanisme (penyebab-penyebab) untuk gejala-gejala. Yang paling penting, mereka perlu mengerti pendekatan medis pada persoalan dan sebab-sebab untuk setiap tes atau perawatan. Pendidikan mempersiapkan pasien-pasien untuk perjalanan yang berpotensi panjang (lama) dari diagnosis dan percobaan-percobaan perawatan. Pendidikan juga mungkin mencegah pasien-pasien menjadi mangsa dari dukun-dukun yang menawarkan perawatan-perawatan untuk dyspepsia yang tidak terbukti dan kemungkinan membahayakan. Banyak gejala-gejala dapat ditolerir jika ketakutan pasien tentang keseriusan gejala-gejala mereka dapat dihilangkan. Itu juga membantu pasien-pasien menangani gejala-gejala ketika mereka merasa bahwa segalanya yang harus dilakukan untuk mendiagnosa dan merawat, kenyataannya, sedang dilakukan. Kebenaran adalah bahwa orang-orang yang secara psikologi sehat dapat mentolerir sangat banyak ketidakenakan dan melanjutkan untuk memimpin kehidupan-kehidupan yang senang dan produktif.

Diet

Faktor-faktor diet (makanan) masih belum dipelajari secara baik pada perawatan dyspepsia. Meskipun demikian, pasien-pasien seringkali menghubungkan gejala-gejala mereka dengan makanan-makanan spesifik (seperti salad-salad dan lemak-lemak). Walaupun makanan-makanan spesifik mungkin memperburuk gejala-gejala dyspepsia, adalah jelas bahwa mereka bukanlah penyebab dari dyspepsia. Respon placebo yang umum pada kelainan-kelainan fungsional seperti dyspepsia juga mungkin menjelaskan perbaikan dari gejala-gejala pada beberapa orang-orang dengan eliminasi (penghapusan) makanan-makanan spesifik. 

Makanan berserat seringkali direkomendasikan untuk pasien-pasien dengan IBS, namun serat masih belum dipelajari pada perawatan dyspepsia. Meskipun demikian, mungkin adalah layak untuk merawat pasien-pasien dengan dyspepsia dengan serat jika mereka juga mempunyai sembelit.
Ketidaktoleranan pada lactose (gula dalam susu) seringkali disalahkan untuk dyspepsia. Karena dyspepsia dan ketidaktoleranan lactose keduanya adalah umum, kedua kondisi-kondisi mungkin hidup bersama. Pada situasi ini, membatasi lactose akan memperbaiki gejala-gejala dari ketidaktoleranan lactose, namun tidak akan mempengaruhi gejala-gejala dyspepsia. Ketidaktoleranan lactose dengan mudah ditentukan oleh pengujian efek-efek lactose (pengujian pernapasan hidrogen) atau mencoba diet yang mengeliminasi lactose yang tegas/keras. Jika lactose ditentukan adalah bertanggung jawab untuk beberapa atau seluruh dari gejala-gejala, penghapusan (eliminasi) dari makanan-makanan yang mengandung lactose adalah tepat. Sayangnya, banyak pasien-pasien menghentikan meminum susu atau memakan makanan-makanan yang mengandung susu tanpa bukti-bukti yang baik bahwa itu memperbaiki gejala-gejala mereka. Ini seringkali merugikan pemasukan kalsium mereka. 

Satu dari senyawa-senyawa makanan yang paling umum dikaitkan dengan gejala-gejala dyspepsia adalah lemak. Bukti ilmiah bahwa lemak menyebabkan dyspepsia adalah lemah. Kebanyakan dari pendukung adalah bersifat anekdot (tidak berdasarkan studi-studi ilmiah yang dilakukan dengan hati-hati). Meskipun demikian, lemak adalah satu dari pengaruh-pengaruh yang paling poten pada fungsi pencernaan. Ia cenderung memperlambat otot-otot pencernaan ketika ia menyebabkan otot-otot dari kantong empedu untuk berkontraksi. Oleh karenanya, adalah mungkin bahwa lemak mungkin memperburuk dyspepsia walaupun ia tidak menyebabkannya. Lagi pula, mengurangi pencernaan lemak mungkin menghilangkan gejala-gejala. Suatu diet rendah lemak yang tegas dapat dilaksanakan cukup mudah dan adalah berharga untuk dicoba. Sebagai tambahan, ada sebab-sebab lain yang berhubungan dengan kesehatan untuk mengurangi diet (makanan) yang berlemak. 



FIBER KING
DETOX DIET SEHAT
OBAT LAMBUNG & SISTEM PENCERNAAN

Fiber King merupakan suatu jenis produk alami yang terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang sangat berguna untuk kelancaran sistem pencernaan dan sekaligus dapat membantu pembersihan dinding lambung dan usus dari endapan kotoran dan toksin/racun yang tanpa Anda sadari, dari tahun ke tahun dapat menjadi besar atau semakin banyak volumenya.

Pada suatu saat, jika kotoran tersebut tidak dibersihkan atau dibuang keluar maka tumpukan kotoran tersebut akan menyumbat pori-pori pada dinding-dinding saluran pencernaan yang dapat mengganggu kelancaran penyerapan makanan atau nutrisi seluruh tubuh sehingga dapat menimbulkan kekurangan suplai gizi dan tubuh Anda akan mengalami kekuragan gizi meskipun Anda merasa telah cukup memakan makanan yang bergizi.

Adakalanya juga, sebagian dari kotoran (toksin) tersebut akan mengalir juga masuk ke dalam badan bersama makanan yang lain. Hal ini dapat menjadi pengganggu pada organ-organ tubuh yang menerima kiriman toksin tersebut yang pada akhirnya menyebabkan berbagai penyakit. Mungkin berupa : capek berlebihan, mungkin suka pusing, sakit kepala, merasa tidak bertenaga atau lemah dan berbagai keluhan lainnya hingga ke penyakit astma,sesak napas, keluhan liver, dan lain-lain.

FIBER KING dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan, memperlancar buang kotoran, membersihkan dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat terbebas dari berbagai keluhan fisik seperti contoh diatas.

Untuk penormalan pencernaan dan pengeluaran toksin usus :

1 bungkus untuk sekali 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 1 atau 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum makan, selama 1 atau 2 minggu, sesuai kebutuhan.

Untuk penurunan berat badan :

1 bungkus untuk 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 2 atau 3 kali sehari, sebelum makan, lama pemakaian sesuai kebutuhan, sambil mengamati penurunan berat badan dan perasaan badan, sampai mencapai berat yang diingini.

Jangan kaget, setelah beberapa hari minum fiber king, biasanya akan keluar kotoran dengan volume lebih banyak, bewarna kehitaman, mungkin juga panjang. Itulah toksin yang telah mengendap lama dalam saluran pencernaan Anda.



Aturan Pakai Fiber King

Masukkan 1/2 bungkus serbuk fiber king ke dalam segelas air minum kurang lebih 300 cc, dengan suhu normal, diaduk sampai semua serbuk melarut rata, langsung diminum sampai habis.


Lakukan satu kali sehari, pagi sebelum sarapan atau sore menjelang makan malam.


Jangan kaget, nantinya setelah 6-10 jam, Anda akan buang air besar lembut dan agak banyak, kehitam-hitaman pendek atau panjang (itu adalah toksin yang telah mengendap sangat lama di dalam usus Anda, yang menyebabkan berbagai gangguan di dalam tubuh Anda).


Ingredients/ Kandungan Fiber King

Psyllium Husk, Oat Fibre, Oil Palm Fibre, Apple Fibre, Spinach, Guar Fibre, Celery, Wheat Grass, Pineapple,Spirulina, Cryptomonadale, Soya Protein, Chlorophyl, Oligosaccharides, Rice Bean Extract, Citric Acid, Fructose, Colostrum.

Harga Per paket (isi 4 sachet, @20 gram untuk konsumsi 8 hari) : Rp.300.000.

Call me at : 082111650244
or : 081511447904. (HENRI GUNAWAN)
E-mail : huzaifahhenri@gmail.com

Jumat, 02 Agustus 2013

Dyspepsia atau Gangguan Pencernaan

Definisi Dyspepsia

Dyspepsia (atau, seperti yang seringkali dirujuk oleh dokter, non-ulcer dyspepsia atau dyspepsia tidak berborok) adalah satu dari penyakit-penyakit (ringan) yang paling umum dari usus-usus, mempengaruhi perkiraan dari 20% dari orang-orang di Amerika. Mungkin hanya 10% dari mereka yang terpengaruh sebenarnya mencari perhatian medis untuk dyspepsia mereka. Dyspepsia bukanlah istilah yang terlalu baik untuk penyakit ringan karena ia menyiratkan bahwa ada "dyspepsia" atau pencernaan makanan yang abnormal, dan ini kemungkinan besar adalah bukan kasusnya. Sesungguhnya, nama umum lain untuk dyspepsia adalah gangguan pencernaan (indigestion), yang, untuk sebab yang sama, adalah tidak lebih baik daripada istilah dyspepsia! 

Dyspepsia digambarkan paling baik sebagai penyakit fungsional. Adakalanya ia disebut dyspepsia fungsional. Konsep dari penyakit fungsional terutama bermanfaat ketika mendiskusikan penyakit-penyakit sistim pencernaan. Konsep berlaku pada organ-organ berotot dari saluran pencernaan - kerongkongan (esophagus), lambung, usus kecil, kantong empedu, dan kolon (usus besar). Apa yang diartikan oleh istilah, fungsional, adalah bahwa salah satu dari keduanya yaitu otot-otot dari organ-organ atau syaraf-syaraf yang mengontrol organ-organ tidak bekerja secara normal, dan, sebagai akibatnya, organ-organ tidak berfungsi secara normal. Syaraf-syaraf yang mengontrol organ-organ termasuk tidak hanya syaraf-syaraf yang terletak didalam otot-otot dari organ-organ namun juga syaraf-syaraf dari sumsum tulang belakang (spinal cord) dan otak. 

Beberapa penyakit-penyakit saluran pencernaan dapat dilihat dan didiagnosis dengan mata telanjang, seperti borok-borok (ulcers) dari lambung. Jadi, borok-borok dapat dilihat waktu operasi, pada x-rays, dan pada endoskopi-endoskopi. Penyakit-penyakit lain tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, namun dapat dilihat dan didiagnosis dibawah mikroskop. Contohnya, gastritis (peradangan lambung) didiagnosis dengan pemeriksaan mikroskop dari biosi-biopsi dari lambung. Berlawanan dengannya, penyakit-penyakit fungsional pencernaan (gastrointestinal) tidak dapat dilihat dengan mata telanjang atau dengan mikroskop. Pada beberapa kejadian-kejadian, fungsi yang abnormal dapat ditunjukkan dengan tes-tes (contohnya, studi-studi pengosongan lambung atau studi-studi antro-duodenal motility). Bagaimanapun, tes-tes seringkali adalah kompleks, dan tidak tersedia secara luas, dan tidak secara dipercaya mendeteksi kelainan-kelainan fungsional. Sesuai dengan itu, dan pada dasarnya, penyakit-penyakit fungsional pencernaan adalah yang melibatkan fungsi yang abnormal dari organ-organ pencernaan dimana kelainan-kelainan tidak dapat dilihat pada organ-organ dengan mata telanjang atau mikroskop. 

Adakalanya, penyakit-penyakit yang diperkirakan adalah fungsional akhirnya ditemukan berhubungan dengan kelainan-kelainan yang dapat dilihat. Kemudian, penyakit keluar dari katagori fungsional. Contoh dari ini adalah infeksi Helicobacter pylori dari lambung. Beberapa pasien-pasien dengan gejala-gejala pencernaan bagian atas yang ringan yang diperkirakan mempunyai fungsi abnormal dari lambung atau usus telah ditemukan mempunyai lambung-lambung yang terinfeksi dengan Helicobacter pylori. Infeksi ini dapat didiagnosis dibawah mikroskop dengan mengidentifikasi bakteri. Ketika pasien-pasien dirawat dengan antibiotik-antibiotik, Helicobacter dan gejala-gejala hilang. Jadi, pengakuan infeksi-infeksi dengan Helicobacter pylori telah mengeluarkan beberapa penyakit-penyakit pasien dari katagori fungsional. 

Perbedaan antara penyakit fungsional dan penyakit bukan fungsional mungkin sesungguhnya adalah kabur. Jadi, bahkan penyakit-penyakit fungsional mempunyai kelainan-kelainan biokimia atau molekul yang berkaitan yang akhirnya akan mampu diukur. Contohnya, penyakit-penyakit fungsional dari lambung dan usus kecil mungkin dapat ditunjukan akhirnya berkaitan dengan tingkat-tingkat bahan-bahan kimia normal yang meningkat atau berkurang didalam organ-organ pencernaan, sumsum tulang belakang, atau otak. Haruskah penyakit yang ditunjukan disebabkan oleh pengurangan atau peningkatan bahan kimia tetap dipertimbangkan sebagai penyakit fungsional? Saya rasa tidak. Pada situasi teoritis ini, kita tidak dapat melihat kelainan dengan mata telanjang atau mikroskop, namun kita dapat mengukurnya. Jika kita dapat mengukur kelainan yang berkaitan atau yang menyebabkannya, penyakit mungkin seharusnya tidak lagi dipertimbangkan sebagai fungsional.
Meskipun ada kekurangan-kekurangan dari istilah, fungsional, konsep dari kelainan fungsional adalah bermanfaat untuk pendekatan dari banyak gejala-gejala yang berasal dari organ-organ sistim pencernaan yang berotot. Untuk mengulangi, konsep ini berlaku pada gejala-gejala yang mana tidak ada kelainan-kelainan yang berkaitan yang dapat dilihat dengan mata telanjang atau mikroskop. 

Ketika dyspepsia adalah penyakit fungsional utama, adalah penting untuk menyebutkan beberapa penyakit-penyakit fungsional lain. Penyakit fungsional utama kedua adalah sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome atau IBS). Gejala-gejala dari IBS diperkirakan berasal terutama dari usus kecil dan kolon (usus besar). Gejala-gejala dari IBS termasuk nyeri perut yang disertai dengan pergantian-pergantian dalam gerakan-gerakan usus (pembuangan air besar), terutama sembelit atau diare. Sesungguhnya, dyspepsia dan IBS mungkin adalah penyakit-penyakit yang saling tumpang tindih karena sampai dengan separuh pasien-pasien dengan IBS juga mempunyai gejala-gejala dari dyspepsia. Suatu kelainan fungsional ketiga yang jelas adalah nyeri dada non-cardiac. Nyeri ini mungkin meniru nyeri dada (angina), namun ia tidak berkaitan dengan penyakit jantung. Sesungguhnya, nyeri dada non-cardiac diperkirakan berakibat dari kelainan fungsional dari kerongkongan (esophagus). 

Kelainan-kelainan fungsional dari sistim pencernaan seringkali dikategorikan oleh organ yang terlibat. Jadi, ada kelainan-kelainan fungsional dari kerongkongan (esophagus), lambung, usus kecil, usus besar (kolon), dan kantong empedu. Jumlah penelitian yang telah dilakukan dengan kelainan-kelainan fungsonal adalah yang paling besar pada kerongkongan (esophagus) dan lambung (contohnya, nyeri dada non-cardiac, dyspepsia), mungkin karena organ-organ ini lebih mudah dicapai dan dipelajari. Penelitian kedalam kelainan-kelainan fungsional yang mempengaruhi usus kecil dan kolon (IBS) adalah lebih sulit untuk dilaksanakan dan ada lebih sedikit persetujuan diantara studi-studi penelitian. Ini mungkin adalah refleksi dari keruwetan (kompleksitas) dari aktivitas-aktivitas usus kecil dan kolon dan kesulitan dalam mempelajari aktivitas-aktivitas ini. Penyakit-penyakit fungsional dari kantong empedu (dirujuk sebagai biliary dyskinesia), seperti yang dari usus kecil dan usus besar (kolon), juga adalah sulit untuk dipelajari dan pada saat ini mereka lebih kurang baik terdefinisi. Setiap dari penyakit-penyakit fungsional dikaitkan dengan kumpulan (set) gejala-gejala karakteristiknya sendiri.
FIBER KING
DETOX DIET SEHAT
OBAT LAMBUNG & SISTEM PENCERNAAN

Fiber King merupakan suatu jenis produk alami yang terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang sangat berguna untuk kelancaran sistem pencernaan dan sekaligus dapat membantu pembersihan dinding lambung dan usus dari endapan kotoran dan toksin/racun yang tanpa Anda sadari, dari tahun ke tahun dapat menjadi besar atau semakin banyak volumenya.

Pada suatu saat, jika kotoran tersebut tidak dibersihkan atau dibuang keluar maka tumpukan kotoran tersebut akan menyumbat pori-pori pada dinding-dinding saluran pencernaan yang dapat mengganggu kelancaran penyerapan makanan atau nutrisi seluruh tubuh sehingga dapat menimbulkan kekurangan suplai gizi dan tubuh Anda akan mengalami kekuragan gizi meskipun Anda merasa telah cukup memakan makanan yang bergizi.

Adakalanya juga, sebagian dari kotoran (toksin) tersebut akan mengalir juga masuk ke dalam badan bersama makanan yang lain. Hal ini dapat menjadi pengganggu pada organ-organ tubuh yang menerima kiriman toksin tersebut yang pada akhirnya menyebabkan berbagai penyakit. Mungkin berupa : capek berlebihan, mungkin suka pusing, sakit kepala, merasa tidak bertenaga atau lemah dan berbagai keluhan lainnya hingga ke penyakit astma,sesak napas, keluhan liver, dan lain-lain.

FIBER KING dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan, memperlancar buang kotoran, membersihkan dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat terbebas dari berbagai keluhan fisik seperti contoh diatas.

Untuk penormalan pencernaan dan pengeluaran toksin usus :

1 bungkus untuk sekali 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 1 atau 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum makan, selama 1 atau 2 minggu, sesuai kebutuhan.

Untuk penurunan berat badan :

1 bungkus untuk 2 kali minum, diaduk dengan segelas air, lakukan (minum) 2 atau 3 kali sehari, sebelum makan, lama pemakaian sesuai kebutuhan, sambil mengamati penurunan berat badan dan perasaan badan, sampai mencapai berat yang diingini.

Jangan kaget, setelah beberapa hari minum fiber king, biasanya akan keluar kotoran dengan volume lebih banyak, bewarna kehitaman, mungkin juga panjang. Itulah toksin yang telah mengendap lama dalam saluran pencernaan Anda.



Aturan Pakai Fiber King

Masukkan 1/2 bungkus serbuk fiber king ke dalam segelas air minum kurang lebih 300 cc, dengan suhu normal, diaduk sampai semua serbuk melarut rata, langsung diminum sampai habis.


Lakukan satu kali sehari, pagi sebelum sarapan atau sore menjelang makan malam.


Jangan kaget, nantinya setelah 6-10 jam, Anda akan buang air besar lembut dan agak banyak, kehitam-hitaman pendek atau panjang (itu adalah toksin yang telah mengendap sangat lama di dalam usus Anda, yang menyebabkan berbagai gangguan di dalam tubuh Anda).


Ingredients/ Kandungan Fiber King

Psyllium Husk, Oat Fibre, Oil Palm Fibre, Apple Fibre, Spinach, Guar Fibre, Celery, Wheat Grass, Pineapple,Spirulina, Cryptomonadale, Soya Protein, Chlorophyl, Oligosaccharides, Rice Bean Extract, Citric Acid, Fructose, Colostrum.

Harga Per paket (isi 4 sachet, @20 gram untuk konsumsi 8 hari) : Rp.300.000.

Call me at : 082111650244
or : 081511447904. (HENRI GUNAWAN)
E-mail : huzaifahhenri@gmail.com